Saya merasa sedih dan capek sekali hari ini. Ungkapan jujur saya mungkin akan menyebabkan saya kehilangan teman hari ini.
Saya melihat betapa banyak orang berpura-pura, menunjukkan seolah-olah menjadi pasangan yang paling berbahagia seluruh dunia, tapi saya tahu salah satu dari mereka, atau malah mereka berdua, saling berkhianat satu sama lain. Saya tahu semua cerita di balik topeng kesetiaan yang mereka pertunjukkan ke orang-orang. I know it’s none of my business, anyway. Tapi melihat semua itu terasa begitu memuakkan dan menyakitkan.
Ungkapan jujur saya yang mempertanyakan hal itu ke salah satu teman yang saya pikir bisa terbuka menerima pendapat saya, malah membangkitkan kemarahannya. Dan dia memutuskan kita untuk berpisah dan tak mencampuri urusan masing-masing.
Memang salah saya. Saya terlalu mencampuri urusan orang lain, dalam hal ini teman saya. Nyatanya walaupun teman, dia tetap orang lain yang punya masalah sendiri dan pendapat sendiri, dan tidak senang urusannya dicampuri orang lain.
Nasi sudah jadi bubur, walaupun saya sudah meminta maaf. Saya tidak mau kehilangan dia. Dia berarti buat saya, satu teman adalah segalanya buat saya. Don’t know what to do..

No comments yet
Comments feed for this article